Hitung berapa yang perlu Anda tabung untuk pensiun. Ketahui rencana tabungan bulanan Anda.
Konsep penting untuk membangun dana pensiun
Perencanaan pensiun adalah proses menyisihkan cukup uang selama masa kerja agar Anda tetap bisa mempertahankan gaya hidup setelah berhenti bekerja. Semakin awal Anda mulai, semakin kecil jumlah yang perlu ditabung setiap bulan. Berapa yang Anda butuhkan? Patokan yang umum dipakai adalah aturan 25x: kalikan perkiraan pengeluaran tahunan Anda saat pensiun dengan 25. Jika Anda butuh Rp 50.000.000 per tahun, Anda perlu mengumpulkan Rp 1,25 miliar. Ini didasarkan pada aturan penarikan 4% — secara historis, menarik 4% per tahun dari portofolio yang terdiversifikasi bisa bertahan lebih dari 30 tahun. Inflasi sangat penting: Rp 1 miliar hari ini akan jauh berkurang nilainya dalam 20–30 tahun. Inflasi 3% per tahun memangkas daya beli menjadi separuhnya kira-kira setiap 24 tahun. Tabungan pensiun Anda harus tumbuh lebih cepat daripada inflasi. Program dengan keuntungan pajak: di Indonesia ada misalnya DPLK dan program pensiun dari perusahaan, sementara di negara lain ada 401(k) dan IRA (AS) atau ISA (Inggris). Program seperti ini dapat meningkatkan hasil jangka panjang secara signifikan. Selalu manfaatkan kontribusi dari perusahaan — itu uang gratis. Strategi penarikan: saat pensiun, umumnya masuk akal untuk lebih dulu memakai tabungan biasa yang dikenai pajak, dan menyimpan dana dari program dengan keuntungan pajak untuk nanti. Detailnya bergantung pada aturan pajak yang berlaku, jadi sebaiknya periksa atau konsultasikan dengan perencana keuangan.
Seputar perencanaan pensiun
Aturan umum: 10–12 kali gaji tahunan terakhir Anda. Jika pengeluaran Anda Rp 60 juta per tahun, targetkan Rp 600–720 juta. Namun, semuanya bergantung pada gaya hidup dan rencana Anda. Sebagian orang memakai aturan penarikan 4%.
Kalkulator keuangan lainnya