Hitung indeks prestasi kumulatif (IPK) Anda dengan memasukkan nilai mata kuliah.
Terakhir diperbarui: 18 Oktober 2026
Penjelasan indeks prestasi
IPK atau GPA (Grade Point Average) adalah cara standar untuk mengukur prestasi akademik pada skala yang seragam. Sebagian besar universitas di AS menggunakan skala 4,0, begitu pula banyak kampus di Indonesia, sementara negara lain memakai sistem yang berbeda. Skala 4,0: A = 4,0, A- = 3,7, B+ = 3,3, B = 3,0, B- = 2,7, C+ = 2,3, C = 2,0, D = 1,0, F = 0,0. Beberapa sekolah memakai skala 5,0 untuk kelas unggulan (honors atau AP). Dibobot dengan SKS: tidak semua mata kuliah bernilai sama. Mata kuliah 4 SKS memiliki bobot dua kali lipat mata kuliah 2 SKS. IPK = Jumlah (angka nilai × SKS) ÷ total SKS. Artinya, nilai buruk pada mata kuliah dengan SKS besar lebih memengaruhi IPK Anda dibandingkan mata kuliah dengan SKS kecil. IPK vs. IPS: IPS (Indeks Prestasi Semester) hanya mencakup satu semester. IPK mencakup seluruh semester dan inilah yang tercantum di transkrip nilai serta diperhitungkan saat mendaftar program pascasarjana. Mengapa IPK penting: pendaftaran program pascasarjana umumnya mensyaratkan IPK 3,0 ke atas. Banyak perusahaan menyaring pelamar posisi awal berdasarkan IPK. Beasiswa, program unggulan, dan status akademik juga menggunakan batas IPK tertentu.
Temukan jawaban atas pertanyaan umum
IPK atau GPA (Grade Point Average) adalah rata-rata tertimbang dari semua nilai mata kuliah, biasanya berkisar antara 0,0 hingga 4,0.
Alat hitung bermanfaat lainnya
Nama mata kuliah opsional; mata kuliah tanpa nilai atau SKS akan dilewati.