Hitung harga setelah diskon dengan cepat dan mudah.
Terakhir diperbarui: 17 Oktober 2026
Memahami harga promo dan penghematan
Diskon adalah potongan dari harga awal, biasanya dinyatakan dalam persen. Dengan memahami cara menghitung diskon, Anda bisa berbelanja lebih cermat dan mengenali promo yang sebenarnya tidak semenarik kelihatannya. Rumus diskon: Harga Setelah Diskon = Harga Awal × (1 - Diskon% / 100). Contohnya, barang seharga Rp 80.000 dengan diskon 25%: Rp 80.000 × 0,75 = Rp 60.000. Diskon bertingkat: Jika ada dua diskon (misalnya 20%, lalu tambahan 10%), keduanya TIDAK dijumlahkan. Diskon 20% + 10% bukan berarti 30%, melainkan sebenarnya 28%. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong. Harga awal dari harga diskon: Jika Anda tahu harga promo dan persentase diskonnya, harga awal bisa dihitung: Harga Awal = Harga Promo ÷ (1 - Diskon% / 100). Waspadai: Toko yang menaikkan harga 'awal' sebelum memberi diskon agar penghematan terlihat lebih besar. Selalu bandingkan harga akhir dengan harga pasaran, bukan hanya persentase diskon yang diiklankan.
Alat lain yang berguna untuk menghitung diskon
Harga sebelum diskon.
Besar diskon dalam persen, misalnya 25 untuk 25%.
Harga produk Rp 1.000.000, diskon 20% = Rp 800.000
Produk Rp 1.000.000 dijual Rp 750.000, diskon = 25%
Setelah diskon 30% harganya Rp 700.000, harga awal = Rp 1.000.000
Produk Rp 500.000 dengan diskon 40%, Anda hemat Rp 200.000
Temukan jawaban atas pertanyaan umum
Untuk menghitung harga setelah diskon, kurangi harga awal dengan nilai diskonnya. Nilai Diskon = Harga Awal × (Persentase Diskon ÷ 100). Contoh: Rp 1.000.000 dengan diskon 20% = 1.000.000 - (1.000.000 × 0,20) = Rp 800.000