Konversi antara biner, desimal, heksadesimal, dan oktal
Biner, oktal, desimal, dan heksadesimal
Basis bilangan (radix) menentukan berapa banyak angka unik yang digunakan dan nilai posisi setiap angka. Manusia secara alami memakai basis 10 (desimal), sedangkan komputer secara internal memakai basis 2 (biner). Biner (basis 2): hanya 0 dan 1. Setiap posisi mewakili pangkat dari 2. 1011₂ = 1×8 + 0×4 + 1×2 + 1×1 = 11 dalam desimal. Digunakan di semua perangkat elektronik digital dan komputasi. Oktal (basis 8): angka 0–7. Setiap angka oktal mewakili 3 angka biner. 17₈ = 1×8 + 7 = 15. Digunakan pada izin file di Unix (chmod 755). Heksadesimal (basis 16): angka 0–9 dan huruf A–F (A=10, B=11, ..., F=15). FF₁₆ = 15×16 + 15 = 255. Digunakan pada kode warna (#FF5733), alamat memori, dan debugging program. Setiap angka heksadesimal mewakili 4 bit. Kode warna: warna HTML #FF5733 berarti R=255, G=87, B=51 dalam desimal. Warna hex sangat ringkas – 6 angka heksadesimal sudah mewakili satu warna RGB lengkap.
Alat lain yang berguna untuk perhitungan matematika
Cara Menggunakan Masukkan bilangan, pilih basis asal, lalu klik Konversi. Hasilnya ditampilkan dalam semua basis.
Basis 2 dengan angka 0 dan 1
Basis 8 dengan angka 0–7
Basis 10 dengan angka 0–9
Basis 16 dengan angka 0–9 dan huruf A–F
Seputar basis bilangan
Biner adalah sistem bilangan basis 2 yang hanya memakai angka 0 dan 1. Komputer bekerja dengan sistem biner.