Lakukan uji independensi chi-square (chi kuadrat) untuk analisis data kategorik.
Analisis data kategorik
Uji chi-square digunakan untuk menguji apakah ada hubungan yang signifikan antara dua variabel kategorik. Misalnya, apakah ada hubungan antara jenis kelamin dan preferensi produk? Apakah tingkat pendidikan dan pendapatan saling independen? Cara kerjanya: frekuensi observasi dibandingkan dengan frekuensi harapan. Jika selisihnya besar, variabel-variabel tersebut tidak independen. Derajat kebebasan (df) = (baris - 1) × (kolom - 1). Setiap sel sebaiknya memiliki minimal 5 observasi. Penerapan dan contoh: riset pemasaran (kelompok usia → preferensi produk), penelitian kesehatan (pengobatan → tingkat kesembuhan), ilmu sosial (pendidikan → pendapatan), pengendalian mutu (shift kerja → tingkat kesalahan), pengujian A/B (versi → tingkat konversi).
Temukan jawaban atas pertanyaan umum
Gunakan untuk menguji hubungan antara dua variabel kategorik. Contoh: jenis kelamin dan preferensi produk, pendidikan dan pendapatan, kelompok usia dan penyakit.
Alat lain yang berguna untuk perhitungan statistik
Masukkan data baris demi baris, pisahkan dengan koma atau spasi
Kesimpulan
Terdapat hubungan yang signifikan antarvariabel (tolak H₀)
| 12.00 | 18.00 |
| 28.00 | 42.00 |
Catatan: Uji chi-square menguji independensi antarvariabel kategorik. Jika χ² > nilai kritis atau p < α, terdapat hubungan antarvariabel.